THE STORY OF JOSEPH : WHEN LIFE DOESN’T MAKE SENSE

1102014607_univ_lsr_xl

Mat.1:18-19 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Di tengah-tengah kisah Natal yang terkenal, ada satu bagian yang seringkali terlewatkan: KEBIMBANGAN dan PERGUMULAN yang dialami Yusuf yang menghadapi kenyataan bahwa Maria mengandung padahal mereka belum berhubungan sebagai suami-istri.

KEBIMBANGAN yang mewakili kehidupan sebagian dari kita: menghadapi situasi yang tidak kita harapkan, yang berbeda dengan keinginan kita dan yang menghadapkan kita pada keputusan hidup yang sulit. Disaat jalan hidup kita berbelok ke arah yang tidak pernah kita harapkan secara tiba-tiba, yang berbeda dengan keinginan kita, yang tidak pernah kita duga.

  • Kita tidak mendapatkan sekolah yang sudah lama kita impikan.
  • Dalam keluarga: anggota keluarga jatuh sakit, ortu yang mendengar anaknya memakai narkoba
  • Buat para jomblo: ketika Cewek yang diincar dan sepertinya yakin dari Tuhan, tiba2 kirim WA minta alamat dong … mau kirim undangan nikah duarrr…..
  • Dalam pekerjaan: pekerjaan yang kita inginkan tidak dapat, jabatan yang kita inginkan tidak dapat, proyek yang kita inginkan tidak dapat
  • Dalam pelayanan: kita berharap pelayanan seperti di sorga, tapi ternyata ada orang yang mengecewakan

As you go through in life you’ll see there is so much we don’t understand, the only thing we know is things don’t always go the way we planned. 
THE LION KING

RANCANGAN MANUSIA VS DESTINY ILLAHI

Dan kebanyakan dari kita tatkala menghadapi situasi seperti yang dialami Yusuf, maka kita akan cenderung langsung membuat perencanaan: “apa yang harus saya lakukan?” Sama layaknya kita, Yusuf pun juga berpikir bahwa rencananya adalah sudah yang terbaik tapi kita tahu kalau ini benar-benar dilakukan akan menjadi bencana dalam hidup Yusuf: dia kehilangan kesempatan menjadi ayah Yesus, kehilangan mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya.

Untunglah sebelum Yusuf membuat keputusan, Malaikat TUHAN datang kepadanya dalam mimpi. TUHAN memanggil Joseph dengan panggilan Son of David. Mengapa malaikat itu memanggil dengan nama itu? Tidak peduli latar belakangmu, label yang orang berikan: TUHAN selalu melihat setiap kita sebagaimana DESTINY yang TUHAN design untuk setiap kita.

Orang bisa memberikan label kita dengan latar belakang kita atau masa lalu. Orang lain bisa melabel kita dengan kegagalan. Orang bisa melabel kita dengan situasi kita saat ini (tidak ada pengharapan, tidak berprestasi, tidak bisa melayani). Tetapi TUHAN selalu memanggil setiap diantara kita sesuai dengan desain / rencana / panggilanNya. TUHAN mengingatkan Yusuf akan siapa dia, dan bagaimana membuat keputusan sesuai dengan panggilanNya.

Mat.1:20 “… janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Faith is trusting God when life doesn’t make sense.

When life doesn’t make sense I have to remind myself: God has a (better) plan, even if it’s not the way I planned.

Mungkin memang tidaklah mudah, bahkan sulit untuk dimengerti…tetapi iman adalah belajar mempercayai TUHAN ketika menjalani hidup yang tidak bisa dimengerti. Biarlah kita senantiasa diingatkan, bahwa TUHAN memiliki sebuah rancangan yang lebih baik, bahkan diluar yang kita rencanakan sekalipun.

Rom.8:26-28 Sementara saat kita lelah dalam menunggu, Roh Tuhan ada bersama dan membantu kita. Jika kita tidak tahu bagaimana atau apa yang harus kita doakan, itu tidak masalah. Dia berdoa di dalam kita dan untuk kita, membuat doa dari keluhan dan setiap erangan kita yang sakit. Dia mengenal kita jauh lebih baik daripada kita mengenal diri kita sendiri, mengetahui kondisi kita, dan membuat kita selalu ada di hadirat Tuhan. Itulah mengapa kita bisa begitu yakin bahwa setiap detail dalam kehidupan kita, Tuhan mengerjakannya untuk sesuatu yang baik. (terjemahan bebas dari MSG)

“I have good plans for you. I don’t plan to hurt you.

I plan to give you hopeand a good future.”

(Jer.29:11)

When life doesn’t make sense

  • Belajar untuk melihat a bigger picture (Rom.2:28)
  • Percaya Tuhan is in-change dalam hidup kita
  • Percaya bahwa Tuhan selalu in control dalam situasi apapun yang kita hadapi
  • Jangan membuat keputusan ngawur . (seolah-olah tidak ada Tuhan dan anda harus menghadapi semua sendiri dengan kekuatanmu sendiri)
  • Buat keputusan yang menunjukkan imanmu kepada Tuhan (bahwa anda punya Tuhan yang dapat dipercaya)

HIDUP TIDAK SELALU DAPAT DIMENGERTI,

 TETAPI TUHAN SELALU DAPAT DIPERCAYA

Mat.1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, (25) tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Dalam situasi KEBINGUNGAN dan KEBIMBANGAN sangat mudah kita kehilangan perspektif dan membuat keputusan-keputusan dengan dasar dan pertimbangan yang salah (seperti Yusuf sudah mempertimbangkan untuk meninggalkan Maria). Tapi Yusuf membuat keputusan yang tepat: Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya.

Dalam situasi KEBINGUNGAN dan KEBIMBANGAN sangat mudah bagi kita kehilangan orientasi kebenaran (menentukan mana yang benar dan mana yang tidak benar). Dalam saat itulah harus memiliki REFERENCE POINT kebenaran. Kebenaran apa yang bisa dijadikan reference point?

Firman-Mu adalah kebenaran.
(Yoh.7:17)

Kembali kepada Firman sebagai patokan kita membuat keputusan. Ketika menghadapi situasi di mana hidup rasanya tidak dapat dimengerti, ketika hidup berbelok ke arah yang tidak kita harapkan, belajar seperti Yusuf yang membuat keputusan yang benar: TRUST and OBEY.

When life doesn’t make sense, always ….TRUST AND OBEY.

Mat.1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, (25) tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

EVERYTHING WILL BE GOOD AT THE END,

IF IT ISN’T GOOD IT IS NOT THE END.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s