LIVING BOLDLY

EVERY LIFE HAS A STORY

Pertanyaannya apakah cerita itu hanya berisi urutan peristiwa-peristiwa yang kita alami atau bercerita tentangpencapaian kita atau  keberhasilan atau kegagalan kita, ataukah dari hidup kita keluar suatu cerita yang MEMULIAKAN TUHAN.

Kis.4:13-20

Kis.4:13 Ketika sidang itu melihat KEBERANIAN Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai PENGIKUT YESUS.

Kis.4:14 Tetapi karena mereka melihat orang yang disembuhkan itu berdiri di samping kedua rasul itu, mereka tidak dapat mengatakan apa-apa untuk membantahnya. (15) Dan setelah mereka menyuruh rasul-rasul itu meninggalkan ruang sidang, berundinglah mereka, (16) dan berkata: “Tindakan apakah yang harus kita ambil terhadap orang-orang ini? Sebab telah nyata kepada semua penduduk Yerusalem, bahwa mereka telah mengadakan suatu mujizat yang menyolok dan kita tidak dapat menyangkalnya.

Kalau kita benar-benar hidup sebagai PENGIKUT YESUS, apa yang Yesus lakukan untuk kita dan melalui kita, akan menjadi  fakta-fakta yang tak terbantahkan, dan itu menakutkan bagi musuh kita.

Kis.4:17 Tetapi supaya hal itu jangan makin luas tersiar di antara orang banyak, baiklah kita mengancam dan melarang mereka, supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu.” (18) Dan setelah keduanya disuruh masuk, mereka diperintahkan, supaya sama sekali jangan berbicara atau mengajar lagi dalam nama Yesus.

PERHATIKAN: 

Tetapi “musuh” kita senang dengan orang Kristen yang suka ikut-ikutan tetapi tidak benar-benar menjadi pengikut Yesus, orang yang sekedar beragama Kristen, tetapi tidak benar-benar menjadi murid Yesus, karena berarti dia masih punya kesempatan menggunakan senjata utama nya yaitu deception and intimidation.

LIVING BOLDLY adalah tentang keberanian menjalani kehidupan sebagai MURID-MURID YESUS.

Supaya Kekristenan bukan hanya suatu atribut atau status, tetapi KUASA TUHAN nyata dalam kehidupan kita sehari-hari, dan orang-orang bisa melihat PERBEDAAN dalam kehidupan kita sebagai PENGIKUT YESUS.

#1. BERANI MENUNJUKKAN IDENTITAS KITA SEBAGAI PENGIKUT YESUS

Latar belakang: suatu kali Petrus ke Bait Allah di Yerusalem, menemukan orang lumpuh yang meminta-minta.

Kis.3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!”

Seketika orang itu berdiri dan berjalan. Lalu Petrus berkotbah di Serambi Salomo tentang Yesus. Ketika Petrus dan Yohanes masih berbicara, datanglah imam-imam dan kepala pengawal bait Allah menangkap Petrus dan Yohanes. Keesokan harinya Petrus dan Yohanes diperhadapkan pada sidang yang terdiri dari pemimpin2 Yahudi, ahli2 Taurat, Imam besar Hanas dan Kayafas, dan beberapa keturunan Imam Besar.

Kis.4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?”

Kis.4:8 Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua, (9) jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, (10) maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati–bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

Kis.4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan–yaitu kamu sendiri–, namun ia telah menjadi batu penjuru. (12) Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Kis.4:13 Ketika sidang itu melihat KEBERANIAN Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai PENGIKUT YESUS.

Orang-orang melihat suatu FAKTA bahwa KEBERANIAN Petrus dan Yohanes bukan karena mereka super human atau super hero atau bukan karena pendidikan mereka (S1/S2/S3) atau karena faktor2 lain seperti status sosial merka, melainkan karena mereka adalah PENGIKUT YESUS. Mungkin selama ini orang-orang mengenal anda beragama Kristen, tetapi kita perlu membuka identitas sejati kita sebagai PENGIKUT YESUS.

Kis.11:26 Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Christianos = a follower of Christ

Kis.4:13 (FAYH) Ketika Mahkamah Agama melihat KEBERANIAN Petrus dan Yohanes dan mengetahui bahwa keduanya hanyalah orang kebanyakan yang tidak berpendidikan tinggi, maka mereka heran melihat perubahan besar yang dialami oleh keduanya karena persekutuan dengan Yesus.

Ada perbedaaan besar yang tidak bisa dibantah antara seorang Kristen yang hanya ikut-ikutan dan seorang Pengikut Yesus sejati.  Seorang pengikut Yesus ditandai oleh perubahan besar yang dialami karena pengenalan dan persekutuan dengan Yesus. Alkitab mengatakan bahwa kita adalah seperti “kota di atas bukit” artinya identitasnya jelas dan tidak disembunyikan.

Karena itu kita harus pastikan bahwa kita hidup dengan identitas yang jelas sebagai pengikut Yesus dan bukan sekedar orang Kristen yang ikut-ikutan yang mudah ditipu dan diintimidasi. Kalau anda hidup sebagai pengikut Yesus, itu akan gantian mengintimidasi musuh kita.

#2. BERANI KARENA TAHU SIAPA YANG MENYERTAI KITA

Kis.4:1 Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara kepada orang banyak, mereka tiba-tiba didatangi imam-imam dan kepala pengawal Bait Allah serta orang-orang Saduki. (2) Orang-orang itu sangat marah karena mereka mengajar orang banyak dan memberitakan, bahwa dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati. (3) Mereka ditangkap dan diserahkan ke dalam tahanan sampai keesokan harinya, karena hari telah malam.

Kis.4:4 Tetapi di antara orang yang mendengar ajaran itu banyak yang menjadi percaya, sehingga jumlah mereka menjadi kira-kira lima ribu orang laki-laki. (5) Pada keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem (6) dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

Kis.4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?” (8) Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua, …

Kis.4:9 jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, (10) maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati–bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

Hidup sebagai orang Kristen di jaman ini dan di negri ini tidak mudah dan penuh tantangan, terutama ketika kita berani menyatakan identitas sejati kita sebagai Pengikut Yesus.  Tantangannya adalah agar kehidupan kita selaras dengan identitas kita sebagai Pengikut Yesus, dan seringkali artinya melawan arus dunia, berkata tidak kepada apa yang menurut dunia hal yang biasa, tetapi kita tahu itu sesuai dengan identitas kita sebagai pengikut Yesus. Bisa saja orang2 akan mulai menjauhi anda atau bahkan akan memusuhi. 

Mat.10:16 “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.

Alkitab mengatakan seperti domba di tengah serigala, karena itu kita harus yakin pasti siapa yang menyertai kita. 

Bagaimana agar kita bertahan dan tidak terintimidasi? Kuncinya ada di ayat ke-8 

Kis.4:8 Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus …

Kalau kita tidak menyadari dan percaya bahwa Roh Kudus selalu menyertai kita — bahkan tinggal dalam hidupmu — maka kita akan selalu hidup dalam intimidasi ketakutan.

Karena itu kunci kemenangan kita adalah keyakinan kita bahwa Roh Kudus menyertai kita dan KUASA-Nya bekerja dalam hidup kita, karena itu kita tidak perlu menghadapi semua intimidasi musuh dengan kekuatan kita sendiri, 

Kis.4:10 … maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati — bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

1Yoh.4:4 sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

(MSG) the Spirit in you is far stronger than anything in the world. 

Maz.27:1 TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Maz.118:6 TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

(NLV) The Lord is with me. I will not be afraid of what man can do to me.

Kej.50:20 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Rom.8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

(ERV) … If God is for us, no one can stand against us. 

#3. BERANI KARENA MENGENAL KEBENARAN

Kis.4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?” (8) Maka jawab Petrus, penuh dengan Roh Kudus: “Hai pemimpin-pemimpin umat dan tua-tua, …

Kis.4:9 jika kami sekarang harus diperiksa karena suatu kebajikan kepada seorang sakit dan harus menerangkan dengan kuasa manakah orang itu disembuhkan, (10) maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati–bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

Kis.4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan — yaitu kamu sendiri –, namun ia telah menjadi batu penjuru. (12) Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

Dalam konteks ini Petrus dan Yohanes berbicara tentang :

  • Kuasa dalam Nama Yesus
  • Karya Keselamatan Yesus di salib 
  • Tentang Yesus sebagai Juruselamat 

Agama dan perbuatan baik tidak mendatangkan keselamatan, keselamatan hanya ada dalam nama Yesus. Ini adalah kebenaran2 penting yang kalau kita tidak mengerti, maka akan selalu hidup dalam kebingungan (deception) dan intimidation. Prinsip yang sama berlaku untuk hal-hal lain dalam kehidupan, misakan: tentang keuangan, tentang masa depan, tentang tujuan hidup, dll. 

Kalau kita tidak mengetahui KEBENARAN, maka kita akan mudah diintimidasi oleh ketakutan.

@budihidajat88

“Truth is so obscure in these times, and falsehood so established, that, unless we love the truth, we cannot know it.” – Blaise Pascal (dikenal sebagai penemu dan ahli matematika, tetapi juga seorang Catholic Theologian).

“Kebenaran begitu kabur pada masa-masa ini, dan kepalsuan dianggap kebenaran, kalau kita mencintai kebenaran, kita tidak dapat mengetahuinya.”

Kita harus mencintai kebenaran dan sungguh-sungguh berusaha mengenal kebenaran.

Yoh.17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Take away points …

Mungkin selama ini orang-orang mengenal anda beragama Kristen, tetapi kita perlu membuka identitas sejati kita sebagai PENGIKUT YESUS, ditandai dengan adanya “perbedaan” dalam hidup kita karena kita mengikuti ajaran Yesus.

Kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan tidak mudah, terutama Ketika kita berani menyatakan identitas sejati kita sebagai Pengikut Yesus, karena itu kita harus yakin pasti siapa yang menyertai kita dan kuasa dalam nama Yesus yang bekerja dalam hidup kita.

Take away points …

Ketika kita tidak tahu kebenaran, maka mudah untuk kita terintimidasi oleh ketakutan – oleh orang lain ataupun oleh pikiran kita sendiri – tetapi ketika kita mengenal KEBENARAN maka kita tidak mudah diintimidasi oleh ketakutan. Karena itu kita harus mencintai dan mengenal FIRMAN TUHAN karena FIRMAN TUHAN adalah KEBENARAN.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s