WATERING THE ROOT

Kej.8:22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Bukan pertama kalinya kita / dunia mengalami krisis

  • Wabah Besar London (abad ke 14 dan th 1655- 1666)
  • Flu Spanyol  H1N1 (1918 sampai 1919.) 1/3 penduduk dunia dengan 50 juta kematian
  • Flu Asia 1957 H2N2 1.1 juta orang meninggal
  • Flu Hongkong 1969 H3N2 1 juta orang meninggal
  • Flu Babi 2009

Mungkin ada yang merasa krisis ini membuat anda ada di musim dingin (membosankan), musim kemarau (resources berkurang), malam yg gelap (menakutkan dan tidak bisa melihat ke depan). Tapi kita perlu punya perspektif yang benar dalam melihat situasi kita: Ini adalah musim untuk memperhatikan akar yang tidak kelihatan.

Ayub.14:7 Masih ada harapan bagi pohon yang ditebang; ia akan bertunas lagi, lalu bercabang. (8) Meskipun di dalam tanah akarnya menjadi lapuk, dan tanggulnya mati karena busuk, (9) tetapi bila disentuh air, ia tumbuh lagi; seperti tanaman muda, tunas-tunasnya muncul kembali.

“There is always hope for a tree … 

AKAR ADALAH BAGIAN TERPENTING DARI TUMBUHAN

  • Akar tidak kelihatan, akar ada di tempat yang gelap dan dingin.
  • Tapi segala pertumbuhan dimulai dari AKAR.
  • AKAR YANG SEHAT ADALAH SUMBER KEHIDUPAN
  • Di saat kita sedang ada di musim “dingin” waktunya kita watering the roots, supaya saat musim semi tiba kita akan menuai.

#1. ESTABLISH AN ATTITUDE OF FAITH

Kol.2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. (7) Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Ini adalah panggilan bagi kita untuk memiliki kehidupan yang berakar dalam Kristus, yaitu bertambah teguh dalam iman.

2Kor.5:7 sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat. | for we live by faith, not by what we see with our eyes. (TPT)

Membangun sikap iman dalam hidup kita, artinya kita merespon situasi kita bukan hanya dengan pikiran manusiawi atau insting manusia, tetapi berdasarkan apa yang kita percaya tentang Tuhan.

“Iman bukan menyangkal realita, tetapi tidak menyerah pada realita, karena Iman berarti kita bersandar pada sumber yang lebih besar daripada persoalan yang kita hadapi — yaitu Tuhan.” @jeffreyrachmat

Hab.3:17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, (18) namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. (19) ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. 

Dalam krisis kita punya banyak pertanyaan “what if ….”, saatnya kita membangun iman “even if ….”

Maz.23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

When You don’t move the mountains I’m needing You to move
When You don’t part the waters I wish I could walk through
When You don’t give the answers as I cry out to You
I will trust, I will trust, I will trust in You!
(“Trust In You” by Lauren Daigle)

#2. MAINTAIN THE ATTITUDE OF FAITHFULNESS

Menunggu adalah masa yang:

  • Membosankan
  • Melelahkan
  • Melemahkan
  • Membuat kita kehilangan fokus dan prioritas

Wah.14:12 Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. | This is a call for the endurance and faithfulness of the holy believers… (TPT)

Rom.5:3 Demikian juga kita dapat bersukacita, pada waktu kita mengalami kesulitan dan cobaan, sebab kita tahu hal itu baik bagi kita karena menolong kita belajar bersabar. (FAYH)

Rom.5:4 Dan kesabaran menghasilkan suatu watak yang kuat dalam diri kita serta menolong kita supaya senantiasa lebih mempercayai Allah setiap kali kita bersabar, sampai akhirnya pengharapan dan iman kita menjadi kuat dan teguh. (FAYH)

Jangan suka complaint terhadap situasi yang sedang kita hadapi.

  • Belajar sabar … menantikan Tuhan
  • Belajar sabar … menunggu waktunya Tuhan
  • Belajar sabar … untuk lebih mengenal Tuhan
  • Ams.19:2 orang yang suka tergesa-gesa (karena panik) akan salah langkah.
  • Ini waktunya watering the root.

Pengk.11:4 Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai. | But there are some things that you cannot be sure of … If you wait for perfect weather, you will never plant your seeds. (ERV)

Pengk.11:5 Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu. 

Pengk.11:6 Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.

KEEP ON SOWING YOUR SEED for you never know which will grow—perhaps it all will.(TLB)

  • Sowing seed in yourself
  • Sowing seed in your family
  • Sowing seed in others

“Success is knowing your purpose in life, growing to reach your maximum potential, and sowing seeds that benefit others.”  (John Maxwell)

#3. BUILD AN ATTITUDE OF HOPE

2Kor.6:4 Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,

We never give up, even though we face troubles, difficulties, and problems of every kind. (ERV)

KITA BERSERAH, TAPI TIDAK MENYERAH @budihidajat88

2Tim.2:6 Petani yang sudah bekerja keras, dialah yang pertama-tama berhak mendapat hasil tanaman. (BIS)

Jangan lelah watering the root, walaupun tidak kelihatan ada perubahan atau ada manfaatnya. Tetapi pada waktunya akar itu akan menjadi sumber kehidupan dan pertumbuhan. Lakukan dengan attitude of hope, yang akan memberikan kita kekuatan pada saat kita hampir menyerah.

“There is always hope for a tree …  “bila akarnya disentuh air, ia tumbuh lagi; seperti tanaman muda, tunas-tunasnya muncul kembali.”

Saya berdoa untuk ini dapat menjadi rhema buat anda, bahwa ada harapan buat anda, buat keluargamu, buat pekerjaanmu, buat bisnismu, buat Indonesia dan buat dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s