TUGAS PENTING GEREJA: MEMBANGUN MANUSIA

Anda akan menemukan apa yang anda fokuskan. Apa yang menjadi fokus pelayanmu? Popularitas? Panggung? atau membangun kehidupan jemaat?

Rom.15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. |

Strength is for service, not status. (MSG)

Kepemimpinan adalah tentang adding value kepada orang lain. Sebagai pemimpin kita diberikan kesempatan untuk membawa orang-orang ke tempat yang lebih baik.

Jangan hanya pintar membangun pelayanan, tetapi harus pintar membangun KEHIDUPAN (Mulai diri sendiri dan hidup orang-orang lain, dalam keluarga, keuangan, dan hubungan.)

Maz.92:13 Planted in the house of the Lord, They will flourish in the courts of our God. (Amp.)

Flourish = berkembang, grow strong (ERV) berada di posisi puncak, sukses, makmur.

Tertanam = mengakar, tidak mudah dicabut, committed.

Tujuannya bukan hanya supaya mereka bertunas (sukses) tetapi supaya BERBUAH, yaitu tentang orang lain. Bapa dipermuliakan bukan saat anda diberkati, tetapi saat anda BERBUAH (Yoh.15:8).

Proses “Tertanam” => “Bertunas” => “Berbuah” adalah proses DISCIPLESHIP (PENDEWASAAN.) Kedewasaan ditandai dengan kemandirian, hidupnya tidak tergantung kepada kita sebagai pemimpin.

Bagaimana proses membangun?

#1. DISCIPLESHIP JOURNEY

Pertumbuhan yang direncanakan, melalui pertumbuhan tanggung jawab dan komitmen.

#2. MEMBANGUN IDENTITAS

Identitas adalah lensa yang anda gunakan untuk melihat diri sendiri. Contoh: perbedaan melihat “siapa mereka” antara Yosua dan 10 pengintai yang lain.

#3. MEMBANGUN DI ATAS DASAR KEBENARAN

1Kor.3:11

Kebenaran adalah dasar yang kuat untuk membangun kehidupan. Jangan membangun hidup orang lain berdasarkan pengalamanmu, bangun hidup orang berdasarkan Firman Tuhan.

Ams.13:12

#4. MEMBANGUN DENGAN TUJUAN ILAHI

Tugas kita menolong orang menemukan Tujuan Ilahi dalam kehidupan mereka; dan menggunakan seluruh talenta dan potensi diri mereka untuk memenuhi panggilan agung ini.

When your gifts, talents and abilities meet the needs of the people there lies your purpose.

Tugas kita menyediakan tanah yang subur: atmosphere, suasana, kebiasaan, culture, values yang tepat supaya orang yang belum tertanam menjadi mau tertanam dan mereka yang sudah tertanam dapat bertunas. Tujuan akhirnya supaya mereka dapat BERBUAH. Kalau orang tertanam tetapi tidak berbuah kita harus cek tanahnya.

Melihat orang sebagai benih. Kalau benih ditanam tidak bertumbuh, salahnya ditanahnya (Mar.4). Jangan terkecoh dengan penampilan benih yang kecil, kotor. Semua yang dibutuhkan untuk bertumbuh sudah disediakan di dalam benih itu sendiri. Dia hanya perlu jatuh di tanah yang subur, untuk kemudian bertunas.

Bagaimana membangun habitat yang baik untuk orang-orang bertumbuh?

  • Panjang kebaktian tidak lebih dari 90 menit. Cek kepada yang muda-muda, apakah suasan ibadah kita menarik bagi mereka.
  • Konten kotbah: membangun nilai-nilai yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari (Keluarga, Pekerjaan, sekolah, pergaulan) dan pelayanan.

#1. ACCEPTANCE (PENERIMAAN)

Tanah menerima benih yang ditanam. Yesus menerima kita apa adanya. Acceptance memberikan harga diri dan untuk masa depan. Seperti kita memancing ikan, kapal menjadi berbau dan kotor, but it’s ok karena itu tandanya banyak ikan. Buat suasana WELCOMING.

Tujuan penerimaan adalah supaya mereka TERBUKA.

KETERBUKAAN adalah awal PERUBAHAN.

#2. RASA AMAN

Jadilah pemimpin yang dapat dipercayai. Karena ketika orang-orang percaya kepada pemimpinnya akan menubhkan rasa aman. Rasa aman ini yang dibutuhkan orang-orang untuk bertumbuh.

#3. SPACE (kesempatan)

Berikan “ruang” kesempatan untuk orang bertumbuh. Kasih kepercayaan. Tanpa kesempatan gereja tidak akan melakukan regenerasi. Berani memasukkan elemen baru: PERUBAHAN. Jangan takut feedback. Bila perlu buat survey

There is no growth without change. There is no change without lost. There is no lost without pain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s