MUDA BERPRESTASI – IFGF SEMARANG

7-Anak-Muda-Indonesia-Berprestasi-di-Bawah-30-Tahun-Melalui-Inovasi-tunaiku.jpg

 

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan saya sebelumnya DISRUPTION: ANCAMAN ATAU PELUANG? https://budihidajat.com/2018/07/18/disruption/

Sejak lama saya ingin melihat bangkitnya suatu generasi muda yang memiliki hidup yang berbuah dan berprestasi, lahir dari rahim gereja. Seringkali dunia memiliki persepsi bahwa orang-orang Kristen (terutama generasi mudanya) adalah orang-orang yang lembek, tidak berprestasi dan tidak perlu diperhitungkan. Karena itu saya rindu melihat lahirnya suatu generasi yang tidak menjadi “korban” di dunia, tetapi menjadi orang-orang yang berprestasi, menjadi pemenang-pemenang dalam kehidupan dan bahkan mempengaruhi dunia.

Ada beberapa atribut yang dapat diasosiasikan dengan generasi MUDA BERKELAS ini:

#1. PURPOSE

Generasi MUDA BERKELAS terdiri dari orang-orang yang sejak usia sangat dini telah berani memutuskan untuk memiliki suatu kehidupan yang berarti. Mereka tidak mau hanya sekedar hidup tanpa arti dan tujuan. Mereka ingin hidupnya berguna dan berkontibusi untuk sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Mereka tahu apa yang mereka cari dalam hidup dan mengarahkan hidup untuk menggenapinya. Tujuan ini begitu kuat sehingga menjadi panggilan untuk hidupnya: “Saya ada untuk tujuan ini.”

Mereka adalah orang-orang muda yang setiap hari memperjuangkan kehidupannya untuk bergerak menuju tujuan yang sudah ditetapkan. Karena itu mereka tidak mau membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak akan membawa mereka lebih dekat dengan tujuan mereka. Oleh karena itu mereka juga tidak takut menjadi berbeda dengan orang-orang lain yang tidak tahu apa yang mereka cari di dunia.

#2. GRIT

Kegigihan adalah salah satu kualitas yang diperlukan untuk berprestasi di masa ini. Banyak orang punya talenta, punya pendidikan cukup, punya skill, tetapi tidak berprestasi oleh karena kurang kegigihan dalam hidup mereka. Biasanya mereka cepat putus asa menghadapi tantangan, tidak punya ketahanan menghadapi tekanan atau cepat bosan karena belum mengalami terobosan dalam hidup mereka. Banyak orang muda yang sangat “lembek” sehingga tidak punya daya juang dan daya tahan menghadapi tantangan. Sebagai contoh dalam pekerjaan, cenderung mencari yang mudah dan cepat menghasilkan.

Orang-orang muda yang berprestasi adalah orang orang yang memiliki kegigihan dalam hidup mereka. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau tunduk kepada tekanan yang datang dalam hidup mereka. Mereka adalah orang-orang yang tidak mudah putus asa ketika menghadapi tantangan. Mereka adalah orang-orang muda yang sanggup berjuang dalam jangka waktu panjang, tanpa mengalami kebosanan ataupun keputusasaan.

#3.CREATIVITY

Generasi MUDA BERKUALITAS adalah seuatu generasi yang sangat kreatif. Mereka selalu memiliki ide-ide baru. Mereka tidak takut untuk mencoba sesuatu yang baru. Mereka tidak mau dibatasi oleh cara berpikir dari generasi sebelumnya. Mereka ingin dibebaskan untuk berpikir “liar; untuk mencoba hal-hal yang baru, untuk melahirkan ide-ide dan inovasi.

#4.CRITICAL THINKING

Beberapa definisi dari Critical Thinking:
  • The objective analysis and evaluation of an issue in order to form a judgment.
  • Critical thinking is the ability to think clearly and rationally, understanding the logical connection between ideas.  

Berpikir kritis (critical thinking) adalah kemampuan untuk membuat keputusan dengan baik. Didalamnya termasuk kemampuan meng-analisa, melakukan sintesa, sebelum membuat keputusan. Analiasa adalah kemampuan untuk menguraikan sesuatu yang kompleks menjadi unsur-unsur yang lebih mudah dipahami. Sebaliknya Sintesa (sintesis) adalah kemampuan untuk menghubungkan unsur-unsur yang sepertinya tidak saling berkorelasi, menjadi suatu yang terstruktur dan terangkai sehingga menjadi suatu informasi.

Kemampuan berpikir ini sangat dibutuhkan pada saat ini karena kita hidup di dunia yang sangat kompleks yang membutuhkan kemampuan untuk menganalisa situasi atau pilihan-pilihan, menarik kesimpulan berdasarkan beberapa data yang sepertinya tidak saling berhubungan, dan membuat keputusan berdasarkan pemikiran yang rasional.

Critical thinking juga merupakan modal untuk kita memiliki agility, yaitu ketangkasan menghadapi situasi yang muncul tiba-tiba yang membutuhkan kita untuk membaca situasi dengan tepat, berpikir dan mengambil keputusan cepat. Agility ini sangat dibutuhkan untuk kita beradaptasi pada era disruption ini.

#5. COURAGE

Dibutuhkan keberanian untuk membuat keputusan-keputusan penting dalam hidup; terutama keputusan-keputusan yang bertentangan dengan arus utama. Lima keputusan penting yang harus dibuat:

  • Dengan siapa menikah (kriteria-kriteria utama orang yang akan menjadi partner utama hidup anda, apakah akan menjadi asset atau liability)
  • Dengan siapa bergaul (teman anda menentukan pola pikir anda: positif / negatif, besar / kecil)
  • Di mana kita tertanam (di rumah Tuhan atau di tempat lain? menentukan nilai-nilai hidupmu, menentukan world view anda)
  • Pilihan Industri / Pekerjaan (industry masa lalu atau industri masa depan?)
  • Apa yang menjadi pendorong hidup kita : menentukan seberapa kuat driver (pendorong) hidup anda, sangat menentukan terutama di saat-saat anda mengahadapi tantangan atau set-back.

Semakin muda seseorang berani membuat lima keputusan di atas, maka akan cepat seseorang membangun hidupnya.

Generasi MUDA BERKELAS adalah orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang bersumber dari Alkitab, yang mereka jadikan pegangan dalam hidup mereka, dan berani MEMPERJUANGKAN perwujudan nilai-nilai ini dalam hidup mereka. Mereka adalah orang-orang yang tidak bersedia tunduk kepada tekanan dunia yang meminta mereka untuk berkompromi. Sebaliknya mereka

#6.COLLABORATION

“Jika anda ingin menang anda harus memenangkan persaingan (dengan mengalahkan lawan anda).” Ungkapan itu sudah kuno dan ketinggalan jaman. Dalam mazhab itu, pesaing adalah musuh dan kalau anda ingin menjadi pemenang harus mengalahkan (atau bahkan “membunuh”) musuh anda. Pada masa sekarang para pemenang tidak melihat para pesaing (mereka yang bekerja di industri yang sama) sebagai musuh; sebaliknya mereka melihatnya sebagai mitra untuk kita dapat berhasil. Orang-orang menyadari bahwa tidak ada orang yang dapat berhasil sendiri saja, karena tidak ada orang yang menguasai semua pengetahuan / skill untuk menang dalam dunia yang kompleks ini. Kita selalu membutuhkan skill / pengetahuan yang orang lain miliki (dan saya tidak memilikinya) dan ketika kita bekerjasama barulah kita akan berhasil dan membuahkan kemenangan (bersama) yang lebih besar.

#7. COMMUNICATION

Membangun hubungan merupakan skill yang sangat dibutuhkan. Ada peribahasa yang mengatakan bahwa kesuksesan anda tidak hanya tergantung dari apa yang anda tahu, tetapi juga siapa yang anda tahu/kenal.

Salah satu skill yang penting adalah kemampuan untuk berkomunikasi, yang dapat  dibagi menjadi beberapa jenjang:

  1. One-to-one: yaitu kemampuan berkomunikasi interpersonal, menyampaikan ide-ide dengan baik secara langsung dan jelas.
  2. Group communication: menyampaikan gagasan kepada kelompok / team.
  3. Public speaking: kemampuan mengkomunikasikan ide dan pikiran kita kepada publik; kalau kita ingin memberikan pengaruh yang besar, kemampuan berbicara di depan umum dengan baik sangat dibutuhkan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s