Ayat-ayat Alkitab untuk Kebaktian Penghiburan

“Aku telah menyelesaikan pertandingan yg baik.” Kalimat rasul Paulus ini sering digunakan pada kebaktian penghiburan.  Secara pribadi, saya semakin menyadari bahwa ambisi Paulus ini sesuatu yang penting untuk kita perjuangkan dalam hidup.

Kematian itu kemenangan atau kekalahan?
 

‭‭1 Korintus‬ ‭15:40 “Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.

‭‭1 Korintus‬ ‭15:42-44‬ ‭Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan. Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.”

‭‭1 Korintus‬ ‭15:51-53‬ “Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.”

‭‭1 Korintus‬ ‭15:54‬  “Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.”

‭‭1 Korintus‬ ‭15:57‬ -58Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

  • Yoh.24:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.”

‭‭2 Korintus‬ ‭5:1-10‬ ‭

“Sebab kami tahu bahwa kalau rumah — yakni tubuh — yang kita diami di dunia ini dibongkar, Allah akan menyediakan bagi kita sebuah rumah di surga, yang dibuat oleh Allah sendiri dan yang tahan selama-lamanya. Di dalam rumah yang sekarang ini, kita mengeluh sebab kita rindu sekali tinggal di dalam rumah kita yang di surga itu. Rumah itulah tubuh kita yang baru. BIMK‬‬

 

‭‭2 Korintus‬ ‭5:4-8‬ ‭‬‬ “Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat — tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan.”

Karena itu kami berusaha sungguh-sungguh untuk menyenangkan hati-Nya, baik sewaktu kami masih berada di rumah kami di sini, ataupun di sana. Sebab pasti kita semua akan diajukan ke depan pengadilan Kristus, dan masing-masing akan mendapat balasan setimpal dengan perbuatannya di dunia ini — perbuatan baik ataupun jahat.”

2 Corinthians‬ ‭5:1-10‬ ‭ERV‬‬ “We know that our body—the tent we live in here on earth—will be destroyed. But when that happens, God will have a home for us to live in. It will not be the kind of home people build here. It will be a home in heaven that will continue forever. But now we are tired of this body. We want God to give us our heavenly home. It will clothe us and we will not be naked. While we live in this tent, we have burdens and so we complain. I don’t mean that we want to remove this tent, but we want to be clothed with our heavenly home. Then this body that dies will be covered with life. This is what God himself made us for. And he has given us the Spirit as the first payment to guarantee the life to come. So we always have confidence. We know that while we live in this body, we are away from the Lord. We live by what we believe will happen, not by what we can see. So I say that we have confidence. And we really want to be away from this body and be at home with the Lord. Our only goal is to always please the Lord, whether we are living here in this body or there with him. We must all stand before Christ to be judged. Everyone will get what they should. They will be paid for whatever they did—good or bad—when they lived in this earthly body.”

Maz.116:15 Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya. | When they arrive at the gates of death, GOD welcomes those who love Him. (MSG)

#1. Hidup di bumi hanya sementara

 

Ay.1 “Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, | “We know that our body—the tent we live in here on earth—will be destroyed.

#2. Ada tempat yg Tuhan sediakan

  • Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.”
‭‭2 Korintus‬ ‭5:1‬ ‭TB‬‬

But when that happens, God will have a home for us to live in. It will not be the kind of home people build here. It will be a home in heaven that will continue forever.

 

#3. Hidup di dunia adalah persiapan menuju kekekalan

‭‭2 Korintus‬ ‭5:4-8‬  “Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup. Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita. Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, — sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat — tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan.”

#4. Suatu kali kita semua harus menghadap sang pencipta dan mempertanggungjawabkan hidup kita masing-masing

‭‭2 Korintus‬ ‭5:9-10‬ “Sebab itu juga kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam di luarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya. Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”

2Kor.5:15 “Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.”

‭‭

2 Tesalonika 2: 16  “Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karuniaNya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita”.

Roma 14: 7-9 “Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi, baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. Sebab itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang – orang mati, maupun atas orang – orang hidup”.

Lima pertanyaan penting?
  1. Dari mana manusia berasal?
  2. Untuk apa manusia diciptakan?
  3. Kemana manusia akan pergi?
  4. Kapan?
  5. Siapkah anda?
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s