TIGA TANTANGAN UTAMA DALAM PELAYANAN

#1. Bagaimana saya menjadi contoh BUDAYA yang saya ingin bangun.

Kehidupan seorang pemimpin harus dapat menjadi sebuah show case (contoh) dari BUDAYA yang dia ingin bangun di gerejanya. Prinsip dan nilai-nilai yang menjadi penopang budaya organisasi yang ingin dibangun harus ditunjukkan dengan jelas melalui kehidupan dan pikiran si pemimpin. Dia harus dapat menjadi teladan dan isnpirasi bagi semua orang. Karena itu seorang pemimpin harus terus mengembangkan diri dan berada “beberapa langkah di depan” orang-orang lain.

#2. Tetap relevan dengan generasi sekarang.

Banyak pemimpin tiba-tiba mengalami “kemandekan” seolah-olah waktu berhenti bergerak. Dia tidak lagi dapat menjawab kebutuhan orang-orang pada zaman ini, terutama dari generasi yang berbeda. Karena itu penting bagi para pemimpin untuk terus mau berubah, belajar dan bertumbuh, sehingga kita akan dapat terus memberikan jawaban bagi generasi ini.

#3. Membangun team dengan energi yang positip.

Sebuah team yang menghidupi isi hati Tuhan, menghidupi visi sang gembala dan menghidupi BUDAYA organisasi di gereja tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s