DISCIPLESHIP JOURNEY

Image 8-14-18 at 4.46 PM

Simple Church

Saat ini sedang terjadi sebuah revolusi, yaitu ke arah kesederhanaan. Segala sesuatu akan lebih menarik ketika berhasil disederhanakan. Contoh nyata adalah produk iPhone, dimana tampilannya jadul lebih sederhana (tanpa banyak tombol) dibandingan dengan produk Handphone generasi sebelumnya. Rainer dan Geiger dalam bukunya Simple Church membagikan hasil penelitian bahwa gereja-gereja yang berhasil dalam pemuridan adalah gereja dengan kesamaan-kesamaan pola yang dapat digambarkan dalam empat ide sebagai berikut:

Clarity. Movement. Alignment. Focus.

Clarity berbicara tentang kejelasan tujuan dari gereja yaitu pemuridan. Ketika tujuannya jelas maka kita akan lebih mudah menyatukan “energy” dari gereja untuk melakukan dan mencapai apa yang menjadi tujuan sejati gereja yaitu memuridkan.

Movement berbicara tentang pergerakan seseorang dari satu tingkat komitmen ke tingkat komitmen yang lebih tinggi. Semakin lama seseorang menjadi orang Kristen atau menjadi anggota gereja, tidak sepatutnya orang itu tetap pada tingkatan komitmen yang sama, tetapi seharusnya selalu mengalami pergerakan ke tingkat komitmen yang lebih tinggi sebagai murid kristus.

Alignment berbicara tentang seluruh gereja terhisap dalam suatu proses pemuridan yang sama. Artinya tidak ada tarik-menarik atau persaingan antara “pemuridan” dengan kegiatan atau program lainnya. Semua program mendukung terjadinya proses pemuridan yang sama.

Focus artinya kita dapat berkata TIDAK kepada program/kegiatan yang walaupun baik tetapi menjadi pesaing dari proses pemuridan di gereja kita. Kita hanya akan fokus kepada kegiatan / program yang benar-benar mendukung terjadinya proses pemuridan baik secara langsung atau tidak langsung.

Disipleship Journey

Kita (IFGF) sudah memutuskan bawa tujuan kita adalah untuk membawa orang-orang mengenal Kristus dan membawa mereka mengalami pertumbuhan. Komitmen ini dinyatakan melalui mission statement kita;

PEOPLE IS OUR MISSION

CONNECT WITH GOD, MAKE DISCIPLES.

Strategi kita untuk mencapai misi ini adalah melalui DISCIPLESHIP JOURNEY yang terdiri dari empat stages: COME, GROW, SERVE dan LEAD.

Why Discipleship Journey? Setiap orang harus mengalami pertumbuhan menuju kedewasaan. Proses ini tidak terjadi secara otomatis, melainkan harus dilakukan dengan sengaja dan niat (intentional). Discipleship sendiri dapat didefinisikan sebagai satu langkah maju dalam kedewasaan di dalam Kristus yang diwujudkan dalam bentuk  pertumbuhan komitmen dan tanggung jawab (disiplin pribadi, karakter, pelayanan) sebagai tanda dari kedewasaan.

Discipleship Journey ini selaras dengan ide Simple Church:

  1. Clarity: Semua bagian dalam gereja lokal (semua departement) memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menghubungkan orang-orang dengan Kristus dan membawa mereka mengalami pertumbuhan sebagai murid Kristus. Hal ini memperjelas apa yang PENTING dan UTAMA di gereja kita. Karena itu discipleshipjourney tidak boleh dipandang sebagai sebuah program tambahan (yang menjadi beban / mempersulit) melainkan justru sebuah clear-pathway (jalan toll) yang memudahkan setiap orang mengalami pertumbuhan rohani.
  2. Movement: setiap pergerakan dari stage ke stage berikutnya, menandakan pertumbuhan komitmen yang semakin besar. Di stage COME komitmen seseorang adalah untuk menghadiri ibadah Minggu. Di stage GROW komitmen seseorang menjadi dua, yaitu ibadah Minggu dan iCare. Di Stage SERVE komitmen seseorang akan bertumbuh selain hadir dalam ibadah Minggu, tertanam dalam iCare, juga untuk melayani di gereja lokal. Sedangkan di LEAD komitmennya akan bertambah lagi dengan tanggung jawab untuk caring kepada orang lain dalam kapasitasnya sebagai CTL
  3. Alignment: Semua jemaat akan mengalami perjalanan pertumbuhan yang sama. Tiap departemen tidak perlu merancang jalur discipleship masing-masing. Mereka cukup menerima buah dari orang-orang yang telah tertanam dan bertumbuh melalui DISCIPLESHIP JOURNEY. Tentu masing-masing dept boleh membuat training lainjutan, untuk hal-hal teknis pelayanan masing-masing.
  4. Focus: Memfokuskan energi kita kepada DISCIPLESHIP merupakan kunci keberhasilan kita mencapai misi gereja: “Connect with God and make disciples.” Menolong kita untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan / program yang tidak mendukung terjadinya discipleship, maka dapat ditunda / ditiadakan.

 

BAGAIMANA DISCIPLESHIP JOURNEY DILAKSANAKAN?

COME:

  • Keberhasilan (the win) dari COME adalah seseorang menerima keselamatan, dibaptis air dan menjadi jemaat melalui covenant.
  • Sebagian besar orang terhubung dengan gereja kita melalui Sunday Service. Karena itu kita merancang Sunday Service  kita menjadi sebuah SUPER SUNDAY yang menarik pengunjung dan membuat mereka merasa betah sehingga memutuskan kembali dan bahkan tertanam di gereja kita. Kita harus membuat susana gereja menjadi welcoming kepada para pengunjung. Seandainya kita melakukan survey kepuasan pelanggan, maka nilai yang diberikan jemaat harus di atas 9. Jika nilai yang kita terima dari jemaat di bawah 9, maka kita harus bekerja keras untuk meningkatkan nilai kepuasan jemaat sampai minimal nilai 9.
  • Kita juga harus merancang gereja kita menjadi user-friendly kepada orang-orang yang baru, sebagai contoh dengan informastion-desk yang memudahkan seseorang mendapatkan informasi apa saja tentang gereja kita.
  • CONNECT LOUNGE dirancang menjadi tempat kita menerima para pengunjung dengan ramah, tetapi juga memberikan informasi yang singkat untuk apa yang “ditawarkan” gereja kita untuk mereka dan keluarga mereka.
  • Di stage ini juga ditawarkan untuk mereka mengikuti kelas Come dan untuk kemudian membuat keputusan tertanam di gereja kita dengan membuat COVENANT (ikatan perjanjian.)

GROW:

  • Kita berharap seseorang tidak tinggal di stage COME, melainkan melangkah menuju stage GROW.
  • Di GROW jemaat diharapkan akan memiliki komunitas yang bernama iCare.
  • Di sini juga ditawarkan kelas Grow yang harus diselesaikan seseorang sebelum melangkah ke stage SERVE.

SERVE:

  • Secara umum di sinilah seseorang akan diminta untuk terlibat dalam pelayanan di gereja lokal (dengan pra-syarat telah tertanam dalam iCare dan menyelesaikan kelas SERVE).
  • Membawa seseorang untuk pertama kalinya terlibat dalam pelayanan di gereja lokal (menjadi volunteer) adalah sebuah tahapan penting bagi setiap jemaat kita, karena ketika seseorang berpindah kuadran dari “penonton” kepada “pemain” (volunteer) maka rasa memiliki dan menjadi bagian dari gereja lokal akan semakin besar.
  • Survey menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki komunitas di gereja lokal (iCare) dan terlibat dalam pelayanan, maka kemungkinan pindah gereja hanya seperlima dari mereka yang tidak meiliki komunitas dan tidak terlibat pelayanan di gereja lokal.
  • Karena itu keberhasilan cari SERVE adalah ketika seseorang membuat keputusan untuk terlibat dalam pelayanan di gereja kita.

LEAD

  • Sedangkan di LEAD seseorang akan diberikan tanggung jawab menjadi CTL (dan akhirnya menjadi seorang ICL).
  • Di stage ini seseorang akan dibawa kepada komitmen yang semain besar yaitu untuk reaching and caring.
  • Jadi dapat dikatakan bahwa goal dari Discipleship Journey adalah untuk membawa seseorang dari pertama kali mengenal Tuhan sampai dapat melayani orang lain (dalam kapasitas sebagai CTL).

 

Dashboard – KPI of our church health

Key Performance Indicator (KPI) is a measurable value that demonstrates how effectively a company is achieving key business objectives

Dashboard: Beberapa indikator penting yang dapat membantu kita mengevaluasi keberhasilan kita dalam Discipleship Journey.

  • Jumlah kehadiran di Super Sunday (Dewasa + IFGF Kids + Teens + Youth) harus mengalami pertumbuhan sedikitnya 7% per-tahun.
  • Jumlah jemaat yang tertanam di iCare sedikitnya 60% (jumlah mereka yang tergabung dalam iCare dibandingkan dengan rata-rata kehadiran di Super Sunday)
  • Jumlah volunteer sedikitnya 15% dari jumlah rata-rata kehadiran Sunday Service (untuk gereja yang lebih kecil maka dianjurkan jumlah volunteers yang lebih besar, misalkan 30% dari jemaat terlibat dalam pelayanan sebagai volunteers.)
  • Jumlah iCare adalah sepersepuluh dari jumlah jemaat (contoh: rata-rata kehadiran di Sunday Service 100 maka jumlah iCare minimal 10)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s