DNA : CUTTING EDGE

Setiap jemaat IFGF percaya bahwa secara pribadi dan korporat kita perlu terus mengalami PROGRESS, dengan terus BELAJAR dan MENGEMBANGKAN DIRI .

Kita harus terus menjadi gereja dan pribadi yang RELEVANT dan INNOVATIVE sehingga dapat menjadi garam dan terang di generasi ini.

Pengk.3:1 To every thing there is a season, and a time to every purpose under the heaven.

Perubahan adalah hukum kehidupan. Maka dari itu suatu kehidupan selalu mengalami perubahan yang terus menerus. Musim terus berubah dan mengalami perubahan. Zaman juga mengalami perubahan. Dan hidup kita ula juga harus terus mengalami perubahan.

Change is the Law of Life – John F. Kennedy

PILIHAN SIKAP TERHADAP PERUBAHAN:

  1. MENOLAK PERUBAHAN
  2. MENJADI KORBAN PERUBAHAN
  3. HANYUT DALAM PERUBAHAN
  4. BERSELANCAR DI ATAS ARUS PERUBAHAN

(Memanfaatkan perubahan menjadi kemajuan / pertumbuhan)

Bagaimana kita dapat menjadi pribadi yang Cutting Edge?

#1. FORWARD THINKING (BERPIKIR MAJU)

Dalam kehidupan kita perlu terus menerus mengalami pembaharuan (pertumbuhan); tetapi anda tidak akan bisa maju tanpa bersedia menanggalkan yang lama.

Fil.3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku

Forgetting the past and looking forward to what lies ahead (NLT)

Anda tidak akan bisa memulai babak baru yang baru dalam kehidupan apabila anda terus menerus mengulang masa lalu. Masa lalu adalah masa lalu. Melupakan semua kegagalan ataupun kesuksesan yang pernah dialami adalah cara terbaik meninggalkan masa lalu. Masa lalu yang sudah terjadi tidak bisa diubah, tetapi kita dapat mengubah masa depan.

Sebab waktu dan dunia tidak akan berada pada keadaan yang sama. Perubahan adalah hukum kehidupan. Dan mereka yang hanya melihat pada masa lalu atau masa sekarang akan pasti kehilangan masa depan. – John F. Kennedy

Semua ide besar datangnya dari pribadi yang berpikir maju yang tertantang dari sebuah standar yang ada dan berpikir untuk keluar dari kotak itu – TD Jakes.

“Jika anda tidak mengalami progress setiap hari; anda sedang mengalami kemunduran karena dunia berjalan maju setiap hari.” (Johanes Oentoro)

#2. NEVER STOP LEARNING (JANGAN BERHENTI BELAJAR)

“Banyak orang berhenti belajar di hari terakhir mereka duduk di bangku sekolah / kuliah.”

Henry Ford berkata bahwa setiap orang yang berhenti belajar tidak peduli ia  diusia duapuluhan atau delapanpuluhan adalah tua. Siapapun yang tetap belajar akan menjadi muda. Hal terbesar dalam hidup adalah dengan menjaga pikiran kita tetap muda.

Malcolm Gladwel dalam bukunya Outliers mempelajari kehidupan orang-orang yang sukses secara ektrem telah menemukan bagaimana mereka dapat mencapai kesuksesan. Gladwel menyimpulkan bahwa untuk menguasai satu bidang tertentu diperlukan waktu latihan hingga 10.000 jam.

The capacity to learn is a gift; The ability to learn is a skill; The willingness to learn is a choice.” Brian Herbert

Ams.12:15 “Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah, tapi orang bijaksana suka mendengarkan nasihat.” (BIMK)

Ams.29:1 Siapa terus membangkang kalau dinasihati, suatu waktu akan hancur dan tak dapat diperbaiki lagi.

Untuk itu hendaklah kita juga tidak berhenti untuk

  • MAU BELAJAR (jangan malas belajar; jangan merasa terlalu tua untuk belajar, buat kebiasaan belajar)
  • Catat kotbah
  • Baca buku / Baca Alkitab / belajar alkitab
  • Kembali ke sekolah
  • Ikuti seminar-seminar
  • Dengarkan khotbah
  • Buat habit mengasah kampak setiap hari

 

#3. EMBRACE CRITICISM (MILIKI KETERBUKAAN HATI UNTUK MENERIMA NASEHAT DAN KERENDAHAN HATI UNTUK MENERIMA KRITIKAN)

Perbedaan ciri orang dungu dan orang bijaksana ketika mereka menerima sebuah kritikan. Dan ternyata jika kita belajar menerima sebuah kritikan, maka kritikan dapat menjadi sebuah hikmat, jika kita belajar darinya.

Mendengarkan sebuah kritikan akan memberi kita pengertian. orang yang enggan di kritik adalah orang sombong – Ams 13:1, orang dungu – Ams 12:1, bukan orang bijak – Ams 15:31.

Ams.12:15 “Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah, tapi orang bijaksana suka mendengarkan nasihat.” (BIMK)

Ams.29:1 Siapa terus membangkang kalau dinasihati, suatu waktu akan hancur dan tak dapat diperbaiki lagi.

Jika kita menyukai kritikan, maka hal itu bisa menjadikan kita kuat. – Lebron James. Perlakukanlah sebuah kritikan seperti emas bila kita mendapat feedback dari orang lain.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s