SEBERAPA SAYA HARUS TERTANAM DI GEREJA LOKAL?

Beberapa waktu lalu seseorang datang kepada saya dan menceritakan permasalahannya; sambil mendengarkan ceritanya, hati saya menjadi sedih karena ada banyak nilai-nilai yang salah dalam hidupnya, yang karena ketidak-tahuan itu dia harus membayar mahal. Permasalahan dalam rumah tangganya, permasalahan dengan anak-anaknya tidak perlu terjadi kalau saja dia mengerti nilai-nilai yang Alkitab ajarkan dan melakukannya. Saya hanya bisa bersedih karena selama ini orang itu tidak sungguh-sungguh mau berajar dan bertumbuh dalam pengetahuan dan iman; dan ketidak tahuan ini harus dibayar mahal.

Nah pertumbuhan iman dan pengetahuan ini sangat dekat hubungannya dengan seberapa seseorang tertanam di gereja lokalnya.

  1. Menjadi jemaat Mingguan saja tidak cukup.

Banyak orang Kristen merasa kalau mereka rajin menghadiri ibadah Minggu itu sudah cukup. Tentu kerajinan ini perlu di apresiasi. Tapi kenyataannya, dengan menghadiri kebaktian Minggu saja, yang artinya mendengar kotbah 30 menit sekali seminggu tidaklah cukup. Dengan kata lain kalau ini terjadi maka dia akan survive sebagai orang Kristen, tapi kurang gizi, kurus dan lemah. Karena itu yang paling utama adalah memiliki KEINGINAN kuat untuk bertumbuh. Dimulai dengan mempelajari Alkitab secara pribadi, yang artinya harus mau belajar bagaimana membaca Alkitab, supaya kita bisa mendapatkan Rhema, prinsip dan nilai-nilai dari Firman Tuhan yang kita baca. Ini seperti makanan pokok yang menjadi sumber kehidupan yang utama, yang kita makan setiap hari (Ula.8:3; Mat.4:4). Selain itu dapat juga menerima asupan supplemen seperti membaca buku rohani, mendengar kotbah di radio, podcast, televisi atau cara apapun yang memberikan “makanan” tambahan bagi kita. Gereja kita juga menyediakan kelas-kelas iGrow yang dirancang khusus agar dalam waktu singkat anda bisa belajar banyak. Karena itu tidak perlu “dikejar-kejar”, next time ada kelas iGrow pastikan anda daftar.

2. Tertanam dalam gereja lokal artinya mau menjadi bagian dari iCare.

Menjadi bagian sebuah iCare merupakan komitment yang sangat oenting bagi setiap orang Kristen. Karena di iCare lah sebenarnya kita bisa bertumbuh dengan cepat. Sayang nya banyak anak-anak Tuhan lebih senang memiliki komunitas dengan orang-orang lain, dibandingkan dengan sesama teman segereja. Melalaui iCare kita bejar bukan saja melalui Firman yang dibahas dalam setiap pertemuan iCare, tetapi juga melalui interaksi dengan sesama anggota iCare. Inilah kekuatan iCare yaitu pada BUDAYA; dan hopefully BUDAYA nya Alkitabiah ha ha ha … (don’t worry saya tahu kita belum sempurna, dan karena itu kita terus belajar). BUDAYA itu tidak usah dipelajari, anda cukup hidup dalam masyarakat itu (iCare) dan otomatis akan mengalami perubahan nilai-nilai dan perilaku. Sebagai contoh: ada orang yang lebih suka menghabiskan waktu (karaoke, ke night club, dll.) dibanding dengan menghabiskan waktu bersama keluarga. Tapi kalau dia menjadi bagian dari iCare, tanpa sadar akan berubah nilai-nilainya, karena melihat teman-teman iCare pergi bersama keluarga, makan bersama keluarga, olah raga bersama keluarga, pelayanan bersama keuarga, maka tanpa sadar orang ini akan ikut … lebih banyak waktu bersama keluarga, dan lebih enjoy bersama keluarga daripada ke karaoke, nite club bersama teman-temannya. Itulah kekuatan iCare.

3. Tertanam dalam gereja lokal artinya mau mengambil bagian dalam pelayanan di gereja lokal.

Saya tidak percaya seseorang dapat memiliki kehidupan rohani yang dinamis, tanpa tertanam di sebuah gereja lokal. Tertanam dalam sebuah gereja lokal berarti juga kita ambil bagian dalam pelayanan di gereja itu. Dari pengalaman saya, orang yang mau terlibat pelayanan di gereja lokal akan bertumbuh lebih cepat, daripada mereka yang tidak terlibat pelayanan di gereja lokal. Karena itu saya mendorong setiap anak-anak Tuhan mengambil bagian dalam pelayanan di gereja lokal.

Maz.92:13 … mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. (14) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, (15) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s