THE APRON AND THE ROBE (JOSE CAROL)

Luk. 22:27-30 Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan. (28) Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku dalam segala pencobaan yang Aku alami. (29) Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan bagi kamu, sama seperti Bapa-Ku menentukannya bagi-Ku, (30) bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

Kerinduan Yesus kita memerintah sebagai raja dengan hati hamba dan menjadi hamba-hamba-Nya dengan mental seorang raja.

Mark.10:42-45 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: ”Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. (43) Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, (44) dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. (45) Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Salah satu tanda akhir jaman adalah orang-orang tidak mempedulikan orang lain dan hanya mementingkan diri sendiri, termasuk para pemimpin yang “memerintah” untuk kepentinganannya sendiri.

2 Tim.3:1-4 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. (2) Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, (3) tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, (4) suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Banyak kesengsaraan, ketidakadilan dan kesusahaan di dunia ini sebagai akibat kepemimpinan raja yang memerintah tanpa hati seorang hamba. Tantangan lainnya adalah hamba yang tidak atau belum melayani dengan mental raja. Sama susahnya membangun hati hamba dalam diri seorang pemimpin (raja) maupun membangun mental seorang raja (leader’s mindset) kepada seorang servant.

The law of distinction :

The reward between the best and the rest in many cases is so small yet the reward is so big.

Perbedaan dalam hidup kita tidak terletak pada apa yang Anda sudah ketahui, tapi pada apa yang Anda lakukan, dan ini yang akan membedakan reward yang akan kita terima.

#1. GREATNESS COMES FROM SERVING

Mar. 10 : 43-44 (MSG)

  • Harus mengajar anak-anak kita melayani
  • Volunteering di gereja disebut pelayanan
  • Kerendahan hati terbentuk saat kita melayani
  • Kapanpun Tuhan memberi kesempatan Anda ada diposisi “memerintah” (Leadership) lakukan dengan hati hamba.
  • Dimanapun Tuhan tempatkan Anda untuk melayani lakukan dengan mentalitas raja.

Pemimpin (raja) dengan hati hamba :

  • Mengasihi sesama
  • Suka memberi ampun
  • Tidak suka memburuk-burukan nama orang lain
  • Tidak suka memakai kekerasan
  • Tidak kejam

Hamba yang melayani dengan mental raja :

  • Tidak mementingkan diri sendiri
  • Tidak mata duitan
  • Tidak sombong

Kalau semua pemimpin memiliki hati hamba dan kita semua melayani dengan mental raja, dampaknya akan besar.

#2. MENDAHULUKAN DAN BUKAN DIDAHULUKAN

Bagi seorang pemimpin yang terbiasa didahulukan, ini kelihatan sepele, tetapi ini perilaku yang penting seorang servant king!

Harus bisa membiasakan diri dari hal-hal kecil.

Power is for service harus bisa dirasakan oleh orang-orang sekitar!

Orang-orang yang kita pimpin harus bisa merasakan bahwa segala sesuatu adalah mengenai dan demi mereka.

Mereka harus bisa merasakan dituntun dan bukan dituntut untuk lebih baik. 

Maz 78:72 (NIV) And David shepherded them with integrity of heart; with skillful hands he led them.

Hati dan tangan harus bekerja bersamaan.

We need to have the head to understand people, the heart to love people and the hand to help people.

Orang akan lupa dengan apa yang anda katakan, tetapi mereka tidak akan lupa dengan apa yang mereka rasakan karena apa yang Anda lakukan.

#3. MENGINSPIRASI BUKAN MENDOMINASI

  • Hanya dibutuhkan sedikit garam dalam makanan.
  • Hidup kita akan berguna kalau kita bisa menginspirasi dan bukan mendominasi.
  • Inspirasi bisa kita lakukan demi posisi apa saja (tidak harus dari posisi tinggi).
  • Bahkan melalui hal-hal kecil.
  • Contoh: Menciptakan lapangan kerja, menciptakan produk dengan kualitas tinggi dan tersedia untuk orang banyak, melalui lagu / karya seni.
  • Kebahagian yang kita rasakan pada saat melihat keberhasilan orang lain dengan mengetahui bahwa kita ada di baliknya adalah reward yang tak ternilai harganya.

#4. MEMBERDAYAKAN BUKAN MEMANFAATKAN

Rom.15:2 (NLT) We should help others do what is right and build them up in the Lord.

Jadikan kebiasaan untuk memikirkan orang lain, membahagiakan orang lain, membangun orang lain.

Mark.2:1-5 Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. 2Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, 3ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. 4Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. 5Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: ”Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” 

Mark.10:45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Kalau Anda pakai apron Anda dengan baik Anda tidak perlu kuatir, because it’s just a matter of time, jubah dan mahkota akan datang dalam hidupmu. Kalau Anda dalam posisi raja, Anda dapat mengenakan apron dan mulai melayani tanpa melupakan identitasmu sebagai raja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s