SA-TE

startday1

Ini bukan tentang sate sapi atau sate ayam atau sate kambing, ini tentang SAAT TEDUH (Sa-Te); suatu istilah yang mengacu kepada salah satu disiplin / habit dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen. Sa-Te berbicara tentang waktu yang kita sediakan untuk kita berhenti dari aktivitas dan kesibukan kita sehari-hari, untuk kita dapat datang kepada Tuhan. Daud menggambarkan ini dalam Maz.23:2 “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang…” Maz.23 menggambarkan dengan sangat indah apa yang Tuhan mau lakukan untuk kita, yaitu apa yang seorang gembala lakukan untuk domba-dombanya: memastikan domba-domba merasa tenang dan damai.

Sifat asli domba adalah binatang yang gampang resah dan takut. Kalau seekor domba dapat berbaring dengan tenang, karena domba itu merasa aman karena ada sang gembala menjaga di dekatnya. Domba ini berhenti dari aktivitasnya (merumput) dan berdiam (berbaring) dekat gembalanya. Domba yang berbaring adalah gambaran Sa-Te, di mana kita berhenti dari aktivitas sehari-hari untuk “berbaring” dekat Gembala kita.

Apa yang kita lakukan dalam Sa-Te? Ada banyak hal yang kita dapat lakukan. Tapi yang pertama mau saya katakan adalah: tidak ada pola terbaik (yang diajarkan oleh banyak orang). Masing-masing dari kita harus mencoba mencari pola sendiri yang paling membuat kita merasa dekat dengan Tuhan dan menikmati Sa-Te kita bersama Tuhan. Karena itu Sa-te tidak boleh dilakukan hanya karena “kewajiban”; apalagi kalau dibumbui dengan ancaman rohani atau intimidasi (misalnya: Tuhan akan marah kalau kita tidak Sa-Te). Bahkan kita bisa kreatif mengisi Sa-Te kita sehingga tidak membosankan.

Salah satu hal yang domba lakukan pada saat berbaring adalah mengunyah makanan, karena domba adalah binatang memamah biak. Pada saat berbaring dia pelan-pelan mengunyah ulang makanannya dan menikmati proses ini. Alkitab juga mengajarkan kita untuk “mengunyah” berulang-ulang makanan rohani kita, yaitu Firman Tuhan. Alkitab mengajarkan untuk kita merenungkan Firman, yang artinya mengulang-ulang sampai kita memahami nya dan menjadi rhema dalam hidup kita. Artinya Firman Tuhan itu mengubah pikiran kita, nilai-nilai hidup kita, dan menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari. Bagaimana caranya? sekali lagi tidak ada pola yang baku. Paling sering diajarkan adalah membaca Alkitab secara urut dan teratur. Tentu ini disiplin yang sangat baik, dan saya juga melakukannya. Seorang pendeta mengatakan bahwa dia membagi Alkitab dalam 4 segmen, dan dia membaca berurutan dalam satu segment. Tapi kalau dia “bosan” maka dia akan memberi tanda pada segment itu dan beralih ke segment lain, dan begitu seterusnya. Again saya katakan, ini adalah sebuah kreatifitas.

Tapi ini bukan satu-satunya cara. Kalau anda merasa orang auditory, anda dapat mengisi Sa-Te dengan mendengar kotbah. Anda dapat juga mencatat kotbah yang anda dengar di hari Minggu, kemudian membaca ulang ayat-ayatnya dan “merenungkannya.” Kata “merenungkan” berarti lebih dari sekedar membaca. Kita mulai dengan bertanya apa yang dikatakan ayat ini? Berbicara apa untuk hidup saya? Apa yang harus berubah dari hidup saya? bagaimana saya dapat mengaplikasikannya dalam hidup saya?

Anda yang lebih academic, mungkin senang untuk membedah ayat demi ayat. Anda suka menggunakan alat-alat bantu, referensi, commentary, mempelajari arti kata-kata dalam bahasa aslinya. Tentu ini sangat mengasikkan.

AloneWithGod

Caranya bisa beda-beda, tetapi yang perlu disadari adalah bahwa Tuhan berbicara kepada kita melalui Firman-Nya (Alkitab). Oleh karena itu setiap kali kita merenungkan Firman Tuhan, maka kita sedang belajar tentang pikirannya Tuhan. Habit untuk merenungkan Firman Tuhan akan membuat anda menjadi orang yang lebih bijaksana, membuat keputusan yang baik, membuat jiwa anda segar dan kuat.

Hal lain yang kita bisa lakukan berkaitan dengan pujian dan penyembahan. Sangat ideal kalau anda dapat menyanyi dengan bagus apalagi sambil main musik. Tapi kalau ini bukan tipe anda, anda dapat mendengar lagu-lagu pujian yang kata-katanya punya arti buat anda saat itu dan membangun imanmu. Bill Hybels menceritakan bagaimana dia suka mengulang satu lagu sampai 50 kali non-stop ketika lagu itu membantu dia untuk connect dengan Tuhan.

Berdoa berarti kita berbicara dan mendengar. Tidak ada pola baku atau yang terbaik untuk doa. Anda datang saja apa adanya kepada Tuhan dan mengungkapkan pikiran dan perasaanmu dengan cara yang anda mengerti. Tuhan tidak melihat cara atau bahkan keindahan susunan kata-kata kita; Tuhan melihat jauh ke dalam hati dan pikiranmu.

Satu hal yang saya sering lakukan adalah membaca buku2 dan mengijinkan pikiran saya di-inspirasi. Seringkali saya mendapat “pewahyuan” ketika membaca buku. Kebiasaan saya adalah mencatat inspirasi-inspirasi itu. Hal lain yang saya nikmati adalah ketika tidak melakukan apapun; berdiam diri saja; atau berpikir; tapi seringkali pada saat-saat seperti itu saya merasakan “surga terbuka.”

spending-time-with-god

Kesimpulan: Sa-Te adalah habit yang baik untuk kita kembangkan. Jangan melihat Sa-Te sebagai suatu kewajiban. Sebaliknya Sa-Te adalah saat-saat yang anda nikmati bersama Tuhan, seperti seekor domba yang berbaring dekat dengan sang gembala. Sa-Te harus menjadi saat-saat yang paling kita nantikan dan nikmati sepanjang hari. Kalau kita mengawali hari kita dengan Sa-Te, akan menentukan suasana hati dan jiwa kita sepanjang hari. Tidak ada batasan waktu tertentu, 5 menit atau 1 jam; kembali kepada kita masing-masing; yang penting jangan sampai Sa-Te hanya menjadi kewajiban dan beban. Bahkan secara kreatif kita bisa mengubah cara-cara kita mengisi Sa-te kita, sehingga Sa-Te menjadi sesuatu yang mengasyikkan dan tidak membosankan. Selamat menikmati hari yang indah dengan Sa-Te.

11954557_1475317856105569_3348940163043406180_n

Reading God’s Word everyday is what gives me strength. Without God I am nothing. – Manny Paquiao

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s