GLORY AND HONOR

It’s been 11 years of wondering, searching and struggling for a man who calls himself Benjamin Kyle. For the last  11 years, BK didn’t know his real identity. Back in August 2004, someone found BK beaten, sunburned and left for dead near a dumpster outside a Savannah area Burger King restaurant. When he woke up in the hospital, he had no memory of his identify. Doctors diagnosed him with retrograde amnesia.

“Sometimes, the last ten years has been just hell,” said BK. “I think initially I was just stunned, literally stunned. I was not functioning. I couldn’t even talk about it.”

Over the past 11 years, BK has been searching for answers.

“I never really talked about the bad times. And there were some bad times,” BK said, as his emotions got the best of him. “I never talked to people about it because I never thought I had the right to impose my problems on them. I don’t know. Ten years ago, if I had known I’d have to go through the past ten years, I’d have just made up a Social Security number in the hospital.”

BK asked for help. He appeared on Channel 4 locally and also national television shows like “The Jeff Probst Show” looking for clues, without success.

Then a breakthrough – that let him know, for sure, who his family is, and where he comes from.

“Evidently, I left Indiana in ’76  and they have not seen me since then,” BK said. “Of course we haven’t been in communication. They thought I was dead.”

Five Day Forecast 1991 by Lorna Simpson born 1960
LOST  IDENTITY

Salah satu pertanyaan penting dalam kehidupan kita adalah tentang identitas. Mungkin banyak orang tidak menyadari akan penting nya pertanyaan ini, mereka mengabaikan begitu saja; mereka berpendapat jalani saja kehidupan walaupun anda tidak tahu identitasmu yang sesungguhnya. Sebagian orang merasa tidak perlu menanyakan pertanyaan ini, karena sudah merasa tahu; walaupun kalau diteliti lebih lanjut mereka salah mengerti tentang siapa mereka dan untuk apa mereka ada di muka bumi ini.

Maz.8:4 Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: (5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? (6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. (7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: (8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; (9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. (10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

Pemazmur menanyakan pertanyaan yang sangat penting dan mendasar: “apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” Pertanyaan ini adalah pertanyaan retorik, yang sebenarnya adalah kekaguman dan keheranan akan kasih dan kebaikan Tuhan bagi kita: “Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.” Ini adalah ungkapan rasa syukur dan kagum bahwa Tuhan begitu mengasihi manusia yang fana, sehingga Tuhan memberikan kemuliaan-Nya dan kehormatan-Nya kepada manusia. Kemuliaan berbicara tentang: (1) Hadirat Tuhan, (2) Sifat Tuhan, (3) Berkat Tuhan dan (4) kuasa Tuhan; semuanya ingin Tuhan berikan kepada manusia.

Kehormatan berbicara tentang otoritas rohani yang Tuhan berikan kepada anak-anakNya. Ini berkaitan dengan ayat-ayat selanjutnya (ayat 7-9), bahwa Tuhan memberikan kuasa kepada kita untuk menjadi steward (pengurus/manager) atas dunia yang adalah milik Tuhan. Ketika kita mengerti konsep ini, maka kita mengerti bahwa TUJUAN hidup kita di muka bumi ini adalah menjadi steward yang baik atas semua yang Tuhan sudah dan akan percayakan untuk kita kelola. Kita akan mengerti bahwa semua yang kita miliki adalah milik Tuhan dan untuk Tuhan. Kita akan menyadari bawa hidup adalah tentang menyelesaikan dengan baik tugas (assignment) yang Tuhan sudah tentukan untuk setiap kita.

Tujuan akhir semuanya adalah kembali kepada Tuhan, yaitu agar nama Tuhan dipermuliakan.

Saya berharap melalui renungaan singkat ini kita dapat mengerti IDENTITAS  kita: Siapa yang MENCIPTAKAN kita, untuk apa kita hidup di muka bumi (STEWARDSHIP) dan apa TUJUAN dari apapun yang kita lakukan selama hidup kita di bumi ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s