Mengapa Nilai Penting dalam Kepemimpinan?

Berikut adalah artikel disusun berdasarkan pengajaran Ps. Jeffrey Rachmat di Leaders Gathering di IFGF Semarang.

Apa itu leadership? Banyak definisi telah diberikan, tetapi satu hal tetap konsisten: kepemimpinan adalah kemampuan membawa orang lain ke suatu tempat atau keadaan yang lebih baik. Pemimpin bukan sekadar berjalan di depan, tetapi membawa orang lain maju bersamanya—secara karakter, kompetensi, dan panggilan hidup.

Keberhasilan seorang pemimpin adalah keberhasilan orang-orang yang ia pimpin.
Fokusnya bukan pada pencapaian pribadi, tetapi pada perkembangan dan buah dari kehidupan orang lain. The glory of a leader is the success of their followers.


1. Kecepatan, Ketepatan, dan Konsistensi

Dalam dunia yang bergerak cepat dan penuh tekanan, seorang pemimpin harus mampu bertindak dengan cepat, mengambil keputusan secara tepat, dan menjalankan visinya dengan konsisten. Ini bukan hanya soal gaya kepemimpinan, tetapi soal kejelasan dalam nilai-nilai yang dipegang.

Tanpa nilai, kecepatan hanya membawa kita ke arah yang salah dengan lebih cepat. Ketepatan menjadi ilusi. Dan konsistensi menjadi mustahil. Dengan nilai yang benar, kecepatan membawa kita ke arah yang tepat, ketepatan menjadi nyata, dan konsistensi dapat dicapai.


2. Nilai: Fondasi Kepemimpinan yang Otentik

Setiap keputusan yang kita ambil—baik dalam pelayanan, bisnis, relasi, atau keluarga—akan selalu bersumber dari nilai yang kita pegang.

Apa itu nilai?

Nilai adalah apa yang Anda anggap penting, yang Anda rela mengorbankan sesuatu untuk memperolehnya. Nilai adalah hal-hal yang tidak bisa ditawar—yang menjadi inti dari siapa kita.

Contoh sederhana:

  • Sepatu seharga Rp30 juta — mungkin kita mampu beli, tapi belum tentu rela beli. Kenapa? Karena bagi kita, mungkin sepatu bukanlah hal yang cukup bernilai untuk membayar harga sebesar itu.
  • Tas seharga Rp1,5 juta — masih bisa ditawar. Artinya, kita masih mempertimbangkan nilai tas itu, bukan sesuatu yang absolut dalam pandangan kita.

3. Nilai Membentuk Prioritas

Dari nilai-nilai yang kita pegang, kita bisa menyusun list of priorities. Ini penting—karena prioritas yang jelas membuat kita bisa mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan konsisten.

Tanpa prioritas yang lahir dari nilai:

  • Kita akan ragu saat mengambil keputusan.
  • Kita akan gampang terombang-ambing oleh opini dan tekanan.
  • Kita bisa mengorbankan yang penting demi yang mendesak.

Nilai memberikan batasan—bukan untuk membatasi kita, tapi untuk menjaga kita.

Batasan menunjukkan bahwa ada sesuatu yang kita anggap berharga dan ingin kita lindungi.


4. Apakah Nilai Bisa Berubah?

Ya, nilai bisa berubah seiring waktu dan pertumbuhan. Tetapi nilai-nilai yang fundamental—yang membentuk inti dari panggilan, identitas, dan integritas kita—biasanya akan tetap. Dan justru nilai-nilai inilah yang akan menjadi jangkar saat angin kehidupan bertiup kencang.

“Be a person of value, rather than just a man or woman of success.”


5. Dalam Pelayanan: Selalu Tanyakan Apa yang Penting

Sebagai pemimpin rohani, kita harus terus-menerus bertanya:
Apa yang penting dalam pelayanan ini?
Apa yang tidak boleh kita korbankan, bahkan untuk hal yang kelihatannya sukses secara angka?

Ps. Jeffrey Rachmat membagikan sebuah nilai penting yang menjadi DNA di JPCC: Pernikahan sebagai Prioritas

  • Alkitab dimulai dengan pernikahan (Adam dan Hawa).
  • Alkitab diakhiri dengan pernikahan (Perjamuan Anak Domba).
  • Mujizat pertama Yesus terjadi di pernikahan (Yohanes 2).
  • Pernikahan adalah blueprint hubungan Kristus dengan jemaat (Efesus 5:25).

Karena itu, di JPCC, pernikahan bukan hanya program—tetapi nilai. Sebuah nilai yang mempengaruhi cara gereja membimbing, mengajar, dan melayani.


Dalam hidup, bisnis, relasi, keluarga, dan pelayanan—apa yang menjadi nilai-nilai Anda?

  • Apa yang non-negotiable bagi Anda?
  • Apa yang layak Anda lindungi dan perjuangkan?
  • Apakah keputusan-keputusan Anda hari ini mencerminkan nilai-nilai itu?

Pemimpin sejati bukan hanya mengarahkan orang—tetapi menjadi contoh hidup dari nilai yang mereka pegang.


Penutup: Kepemimpinan Bernilai, Pelayanan Berdampak

Leadership bukan tentang berapa banyak orang yang mengikuti Anda, tetapi seberapa jauh Anda membawa mereka. Dan itu hanya bisa terjadi bila Anda tahu siapa Anda, apa yang Anda pegang, dan mengapa Anda melakukan semua ini.

Nilai adalah kompas.
Tanpa kompas, Anda bisa bergerak, tapi kehilangan arah. Dengan kompas, Anda mungkin tidak selalu cepat, tapi Anda pasti sampai di tujuan yang benar.

Mari kita bangun generasi pemimpin yang bukan hanya sukses secara dunia, tetapi bernilai secara kekal.


Tinggalkan komentar